Sunday, July 16, 2017

Animal Free, Animal Cruelty Free, Vegan, Halal in Make Up

I broke up with my make up

Seriusan putus sama make up? hahaha engga lah. Make up is part of me, meskipun sempet di anggurin selama beberapa bulan wks. So banget ya gue, kaya ada yang baca blog gue aja wkwk. Okay, jadi beberapa hari yang lalu gue sempet asik beryoutubean ria. Buka ini itu, saking gabutnya. Nah, disaat lagi seru serunya ngeyoutube. Gue nemu salah satu Beauty Vlogger asal indonesia yang mengkampanyekan animal free. Disitu, dia ngomong panjang lebar mengenai apa sih animal free itu?. Dan produk apa aja yang testing on animals, dan yang not tested on animals.

Sebelumnya, Animal Free, Animal Cruelty Free, Vegan, dan Halal itu memiliki pengertian yang berbeda. Animal free artinya bahan bahan dalam kandungan produk tersebut bebas dari hewan, kaya  Asam Alfa Hidroksi a.k.a AHA, plasenta hewan (iya plasenta, kalian ga salah baca), atau carmine (yang masih diperdebatkan halal atau haram). Tapi Animal free, belum tentu tidak melakukan uji coba pada hewan. 

Animal Cruelty Free, memiliki pengertian bahwa tidak dilakukannya testing atau uji coba produk pada hewan. Jadi produk ini bebas dari uji coba pada hewan, tapi ini ga menjamin bahwa mereka Animal free. Seperti kosmetik KatvonD, KatvonD merupakan salah satu produk make up yang Animal Cruelty Free, tetapi di beberapa produknya masih menggunakan bahan carmine.

Nah sedangkan Vegan ini bener bener bebas dari segala sesuatu yang berbau hewani, tidak menggunakan bahan bahan hewani bahkan madupun engga. ini paling tegas diantara ketiganya, kalo cowo dia mirip oppa oppa tegas nan ganteng di drakor.

Terakhir Halal, you know lah maksudnya ya. Gue rasanya kalo liat make up ada label halal dan no testing on animal rasanya mau nangis bahagia. Padahal liat logo Halalnya aja gue udah percaya sih. 

Oke, setelah gue ngejelasin secara singkat mengenai pengertian pengertian diatas. Gue akan ngebahas, make up apa ajasih yang Animal Free, Animal Cruelty Free, Vegan, dan Halal. Sebelumnya gue sempet tarik nafas, saat liat make up indo itu ternyata selain murah, badai, mereka juga kece loh. Sari Ayu misalnya, dia ada logo halal dan No Animal testing. Gimana gue ga terharu coba, wks. Dan sebelumnya gue peringatkan kalian harus siap siap tarik nafas, sebelum patah hati berkepanjangan.

Perusahaan dengan tanda * merupakan Animal / Cruelty Free tetapi Parent Company mereka melakukan Animal Testing

Animal Free :
Nyx, Urban Decay, Mineral Botanica, Too Faced *, The Body Shop*, Sari Ayu, Wardah, Make Over, dsb.

Animal Cruelty Free :
Nyx, Urban Decay, Mineral Botanica, Too Faced*, The Body Shop*, Sari Ayu, Wardah, Make Over, Purbasari, Mustika Ratu, Innisfree, OCC, The Balm, Becca, Tarte, Hourglass, Wet n Wild, ABH, Milani, Elf Cosmetics, Jeffre Star, Hada Labo, dsb.

Vegan :
Pacifica, Afterglow, Wet n Wild, Two Faced, Tarte, Nyx, Elf, Urban Decay, Mineral Botanica, dsb. 

Halal :
Wardah, Viva, Sari Ayu, Mustika Ratu, Purbasari, Red A, Make over, Inez, LT Pro, La Tulipe, Pac, Caring Colour, Zoya cosmetics, Lux, dsb.

Perhatikan logo ini ketika kalian membeli sebuah produk, produk dengan label dibawah ini merupakan Animal /Curelty Free, Vegan, atau Halal.




Siap siap patah hati sis....


ANIMAL TESTING :
Maybelline, Revlon, Mac, Channel, YSL, Estee Lauder, Benefit, Covergirl, Tresemme, Clinique, Max Factor, Olay, Shiseido, Dove, Vaseline, Shu Uemura, SK II, L'Oreal, Rimmel, Dior, Lancome, Laneigh, Pantene, Garnier, Ponds, NARS!! (IYA NARS GA SALAH BACA KO). 

Patah hati ga sih kalian sama nars? i mean. Setelah sekian tahun bersama, bisa bisanya bohong mengenai hal sakral yang selama ini jadi daya tarik sendiri untuk NARS. Nars bilang meskipun Parent Company mereka a.k.a Shiseido melakukan uji coba pada hewan, mereka ga akan ikutan. Tapi kita ditipu, pada akhirnya Nars pun goyah, dan melakukan uji coba pada hewan supaya mereka bisa masuk ke pasar China. Nah perlu kalian tahu China dan Brazil adalah dua negara yang memperbolehkan uji coba pada hewan. Bahkan di China, perusahaan kosmetik yang ingin membuka gerai disana harus melakukan animal testing pada setiap produknya untuk mendapatkan izin dari kepemerintahan China. Jika mereka menolak, maka perusahaan tersebut ga akan mampu menembus pasar China. Ini juga yang mungkin jadi salah satu alasan Nars. Sebaliknya KatvonD justru menolak memperjual belikan produknya didalam negara yang melakukan animal testing. Terus gue cuma bisa berdoa dalam hati, semoga kebijakan ini bisa punah di dua negara tersebut. Dan dinegara lain yang melegalkan kebijakan untuk animal testing.

Kalian pasti mulai berfikir, hem jadi intinya kenapa kalo animal testing? toh ga ada efek jangka panjangnya ke kita. Itu kan di lakukan untuk kesehatan dan keamanan kita juga.

Oke, 
1. Sorry to say, tapi pikiran kalian sempit banget.
2. Kalian pernah liat proses animal testing itu ga?.
3. Animal testing memang ga ada efek jangka panjang ke kita, tapi dengan kita membeli prodak mereka, sama aja kita meng'iya'kan atau mendukung perusahaan tersebut untuk melakukan animal testing. Setiap helaian maskara yang kalian pakai, kalian itu mengorbankan belasan mungkin puluhan hewan. Gini, misalnya Perusahaan A mau membuat mascara. Sebelum dijual, bahan bahan pada mascara itu diberikan ke hewan dalam bentuk cairan. Dan mereka akan tunggu, apakah ada reaksi dari hewan tersebut atau engga. Misalnya ada reaksi dari hewan tersebut, mereka akan tunggu berapa lama reaksi tersebut. Hewan hewan itu dibiarkan kesakitan setengah mati, lalu di bunuh. Bahkan ga jarang mereka pada akhirnya mati saking ga kuatnya. Apa setelah mati penderitaan mereka selesai? oh no, i wish. Tubuh mereka akan dibelah, untuk dilihat bahan apa yang menyebabkan reaksi. Andai mereka hidup, mereka akan ngalamin hal itu lagi sampe mereka mati atau perusahaan itu tutup. Dan setelah mereka mati, mereka akan diganti dengan hewan lain. Yang nasipnya ga jauh dari temen temennya dulu. Gue yakin, setiap agama pasti melarang kekerasan ya. Entah itu ke manusia atau hewan. Dan jujur, gue ga bisa ngebayangin sih seandainya yang dijadikan hewan percobaan itu adalah kucing gue. Hewan yang sering dijadikan animal testing bukan cuma hewan hewan kecil seperti tikus, tapi ada kelinci, kucing, monyet, babi, anjing. Berikut ada beberapa foto yang gue ambil dari internet supaya kalian tahu, seperti apa animal testing itu.



See? its not worth it, hanya untuk bulu mata kalian terlihat lentik mereka harus ngerasain buta, hanya untuk rambut kalian terlihat lebih mudah diatur mereka harus ngerasain luka di badan mereka, hanya untuk kulit kalian ga kering mereka harus ngerasain kulit mereka terkelupas dan ga jarang sampe memperlihatan daging terdalam mereka. Yang sebenernya, kalian gapake pun ga apa apa. Ga akan bikin kalian kehilangan nyawa juga. Definisi cantik itu, bukan dari make up apa yang kita pakai. Percuma pakai make up tebel, make up mahal, terlihat cantik, kalo kalian ga bisa perduli sama lingkungan sekitar kalian. Just because you dont feel it, doesnt mean you denied it. Kalian tahu, yang dialamin hewan-hewan itu sakit, itu ga manusiawi. So stop it. Caranya gampang ko, tinggal gausah beli apalagi pake make up yang animal testing. Dan pindah ke make up yang Cruelty Free, trust me itu ngebantu hewan hewan diluar sana. You save a million animals, when you stop using their product. Apa kalian ga takut hewan-hewan itu punah?. Anggap untuk 1 produk dalam satu perusahan dibutuhkan 10 kali percobaan. Kalo ada 10 perusahaan yang meluncurkan satu prodak baru, itu berarti ada 100 hewan yang mati. Kalo dalam setahun perusahaan itu memiliki 5 produk baru, berarti dalam setahun ada 500 hewan yang mati. Dan itu baru 10 perusahaan, sedangkan diluar sana ada banyak banget perusahaan yang melakukan animal testing. Dan ga jarang mereka ngeluarin produk baru yang ga cuma satu. Contoh, meibelin (iya yang sponsor acara model model itu) dalam setahun mereka launching lipstick, bedak, foundation, mascara, eyeshadow, pinsil alis, dan entah apa lagi itu. Satu perusahaan itu aja bisa meembunuh 60 hewan. Dengan angka yang segitu besar, ga menutup kemungkinan kalo nantinya hewan hewan tersebut akan punah loh. Kalo hewan-hewan itu punah, ekosistem kita sedikit banyak akan terganggu. Ujung-ujungnya kita juga yang rugi.

Belajarlah untuk jadi manusia yang lebih bijaksana, dan mau menerima dan memikirkan keadaan sekitar. Jangan jadikan alasan "Ini bagus buat kulit gue, ini bagus buat muka gue" untuk kalian menggunakan produk produk animal testing. I know, selain make up ada banyak ko animal testing lainnya. Kenapa cuma fokus ke make up?. Nah, justru karna banyak setidaknya kita coba kurangin lah. Dimulai dari yang paling gampang, dan ga akan ngebuat kalian sekarat juga yaitu make up. Banyak ko brand bagus yang ga melakukan animal testing dan aman aman aja ketika dipakai. Banyak metode lain untuk menguji coba sebuah produk, but animals its not a options. Have a great life!.





5 comments:

  1. Sedih bgt bacanya 😭😭😭

    ReplyDelete
  2. Aku juga udh lama pilih produk cruelty free dan no animal testing... Krn tau seperti apa prosesnya animal testing ini.... Bener bener kasihan mereka... 😢 tapi sedihnya lagi banyak beauty vlogger atau blogger yg masih ngerekomendasikan produk produk yg animal testing dan cruelty products... Mereka ngga concern dg hal itu.. Yaah you know laahh yaa.. Kita semua tau... Semoga yg animal testing ini cepat bangkrut aja perusahaannya.. I wish it banget..

    ReplyDelete
  3. Aku juga udh lama pilih produk cruelty free dan no animal testing... Krn tau seperti apa prosesnya animal testing ini.... Bener bener kasihan mereka... 😢 tapi sedihnya lagi banyak beauty vlogger atau blogger yg masih ngerekomendasikan produk produk yg animal testing dan cruelty products... Mereka ngga concern dg hal itu.. Yaah you know laahh yaa.. Kita semua tau... Semoga yg animal testing ini cepat bangkrut aja perusahaannya.. I wish it banget..

    ReplyDelete